Mengangkat Identitas Daerah Melalui Literasi, DKP Kota Gorontalo Gelar Bimtek Kepenulisan
Gorontalo – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus melestarikan kekayaan budaya daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Para Pelajar tingkat SMP/MTS, SMA/SMK/MA kalangan sederajat , dan juga para Guru dari berbagai sekolah di Kota Gorontalo yang memiliki minat dan bakat dalam bidang kepenulisan.

Bimtek ini menjadi salah satu program strategis dalam pengembangan literasi masyarakat, khususnya generasi muda, dengan mengangkat budaya lokal sebagai sumber inspirasi dan bahan utama dalam menghasilkan karya tulis yang kreatif, edukatif, serta bernilai historis. Kegiatan serupa di berbagai daerah Indonesia juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi menulis sekaligus mendokumentasikan dan melestarikan budaya lokal melalui karya literasi.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo, Ibu Hj. Siti Dahlia Syarief, Sh.,MH. menyampaikan bahwa budaya lokal merupakan identitas dan warisan yang harus dijaga keberlangsungannya. Salah satu cara efektif untuk melestarikannya adalah melalui tulisan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, pelajar sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu menjadi agen pelestari budaya melalui karya-karya yang mengangkat nilai, tradisi, sejarah, cerita rakyat, bahasa daerah, kuliner khas, hingga kearifan lokal masyarakat Gorontalo.

“Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pembaca yang baik, tetapi juga mampu menjadi penulis yang produktif. Melalui kegiatan ini, peserta diajak menggali potensi budaya Gorontalo dan menuangkannya ke dalam tulisan yang menarik sehingga dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Selama pelaksanaan bimtek, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari teknik dasar menulis, pengembangan ide dan gagasan, metode pengumpulan data budaya lokal, penulisan artikel dan esai berbasis budaya, hingga teknik penyuntingan naskah. Selain menerima materi dari narasumber yang merupakan praktisi literasi, budayawan, dan penulis berpengalaman, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik menulis secara langsung dengan pendampingan intensif. Pendekatan ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya tulis yang berkualitas dan siap dipublikasikan.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama kegiatan. Para pelajar aktif berdiskusi, bertukar gagasan, serta berbagi pengalaman mengenai budaya dan tradisi yang berkembang di lingkungan mereka. Beragam tema menarik mulai dari tradisi adat Gorontalo, situs sejarah daerah, permainan tradisional, kuliner khas, hingga nilai-nilai gotong royong masyarakat menjadi inspirasi dalam penyusunan karya tulis peserta.

Melalui Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Tahun 2026 ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo berharap dapat melahirkan penulis-penulis muda yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah. Selain itu, hasil karya peserta diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan referensi literasi yang memperkaya koleksi perpustakaan serta memperkenalkan kekayaan budaya Gorontalo kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan, meningkatkan kemampuan menulis generasi muda, serta memperkuat identitas budaya daerah melalui karya-karya yang lahir dari tangan para pelajar Kota Gorontalo.
Gorontalo, 15 Juni 2026