Dewan Juri Tetapkan Pemenang Lomba Perpustakaan Kelurahan Terbaik Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026
Gorontalo – Berdasarkan Berita Acara Penilaian Nomor: 800/DKP-PERPUS/BAP-LPKT/553/2026, Dewan Juri secara resmi menetapkan pemenang Lomba Kelurahan Berbasis Literasi Terbaik Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026 setelah melalui serangkaian tahapan penilaian yang meliputi seleksi administrasi, verifikasi lapangan, serta evaluasi terhadap berbagai aspek pengelolaan layanan literasi di tingkat kelurahan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Gorontalo dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan pusat literasi masyarakat sebagai sarana pendidikan, informasi, rekreasi edukatif, dan pemberdayaan warga. Selain itu, kegiatan ini menjadi media evaluasi sekaligus apresiasi bagi kelurahan yang menunjukkan komitmen dalam mengembangkan budaya baca dan pembelajaran sepanjang hayat.
Dalam proses penilaian, Dewan Juri melakukan evaluasi berdasarkan sejumlah indikator yang telah ditetapkan, meliputi aspek kelembagaan, koleksi bahan bacaan, sarana dan prasarana, kualitas layanan, program pengembangan literasi, inovasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta dukungan pemerintah kelurahan dan partisipasi masyarakat.
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dituangkan dalam berita acara tersebut, Dewan Juri menetapkan para pemenang sebagai berikut:
🏆 Juara 1
Perpustakaan Kelurahan Nuwair
Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah
🥈 Juara 2
Perpustakaan Flamboyan
Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah
🥉 Juara 3
Perpustakaan Pelita
Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya
🌟 Juara Harapan 1
Perpustakaan Lestari
Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat
🌟 Juara Harapan 2
Perpustakaan Muthamainnah
Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan
🌟 Juara Harapan 3
Perpustakaan Awota
Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi tersebut. Menurutnya, seluruh kelurahan peserta menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghadirkan layanan literasi yang semakin berkualitas dan mudah diakses masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan setiap pusat baca masyarakat mampu menjalankan perannya sebagai ruang belajar yang inklusif, inovatif, dan dekat dengan kebutuhan warga. Kehadiran fasilitas literasi yang aktif diyakini dapat meningkatkan minat baca, memperluas akses pengetahuan, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kota Gorontalo.
Hasil kompetisi ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh kelurahan untuk terus berbenah, menghadirkan berbagai program kreatif, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat "Torang Bekeng Bae", penguatan budaya baca di tingkat kelurahan diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat Kota Gorontalo yang cerdas, kreatif, produktif, dan berdaya saing.
"Torang Bekeng Bae, Bersama Membangun Kota Gorontalo Melalui Literasi."