Wujudkan Generasi Literat dan Berkarakter Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kota Gorontalo Tahun 2026

Rabu, 10 Juni 2026. 10:50
DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KOTA GORONTALO

28 kali Berita ini dilihat

thumbnail

Kota Gorontalo – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Gorontalo kembali menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kota Gorontalo Tahun 2026 sebagai upaya menumbuhkan budaya gemar membaca, meningkatkan kemampuan literasi, serta mengembangkan kepercayaan diri peserta didik sejak usia dini.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Gorontalo ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan bertutur melalui penyampaian cerita yang inspiratif, edukatif, dan sarat nilai budaya. Lomba bertutur merupakan salah satu program pengembangan literasi yang secara konsisten dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan guna membangun karakter anak yang kreatif, komunikatif, dan gemar membaca.


Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Bapak Dr. H. Ismail Madjid. M.M., Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, penguatan literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks. Oleh karena itu, budaya membaca harus ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.

"Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan dan pengetahuan yang dimiliki dengan baik. Kemampuan bertutur merupakan salah satu keterampilan penting yang akan mendukung keberhasilan anak-anak di masa depan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekretaris Daerah menekankan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan kemampuan memahami informasi, mengolah pengetahuan, serta menggunakannya untuk mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan perlombaan ini sebagai sarana belajar dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, keberanian tampil di hadapan publik merupakan prestasi tersendiri yang patut dibanggakan.

"Anak-anakku sekalian, teruslah membaca, teruslah belajar, dan jangan pernah berhenti bermimpi. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kota Gorontalo. Jadikan buku sebagai sahabat dan sumber inspirasi untuk meraih cita-cita," pesannya.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap budaya literasi dapat terus berkembang di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Lomba bertutur diharapkan menjadi sarana yang efektif untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku sekaligus melestarikan tradisi lisan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. 


Melalui pelaksanaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kota Gorontalo Tahun 2026, Pemerintah Kota Gorontalo berharap dapat melahirkan generasi yang memiliki kecakapan literasi yang kuat, kemampuan komunikasi yang baik, serta karakter yang unggul. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.

"Membaca adalah jendela dunia, dan bertutur adalah cara menyebarkan pengetahuan kepada sesama. Melalui literasi, kita membangun masa depan Kota Gorontalo yang lebih maju, cerdas, dan berdaya saing."


Gorontalo, 10 Juni 2026

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Korontalo